[Al Mulakhosul Fiqhi] Menjauhi Najis

Najis merupakan suatu kotoran yang khusus (adan penjelasan dari Al Qur’an dan Hadits) yang bisa menghalangi sah nya shalat. Hukum asal suatu benda adalah suci, kecuali memang ada nash shahih yang menjelaskan tentang kenajisannya.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:

– Hari : Kamis
– Tanggal : 19 Sya’ban 1434 / 27 Juni 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Menjauhi Najis
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Menjauhi Najis
5.9

Barakallahu fiikum

[Kitabul Adab] Hadits 718-719 : “Menyilangkan Jalan dan Mendahulukan Bagian Kanan”

Dalam kitabnya, Al Imam An Nawawi menjelaskan bab tentang mengambil jalan yang berbeda ketika berangkat dengan pulang dalam beberapa peribadahan. Akan tetapi, yang paling kuatnya adalah dalam melaksanakan shalat idul fitri dan idul adha, serta haji.
Adapun beberapa hikmah darinya adalah:
  1. Mengharapkan saksi yang banyak dari bumi yang dipijak, ketika hari kiamat
  2. Menyebarkan syiar Islam
  3. Memberikan shadaqah kepada fuqoro

Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak rekaman kajian yang telah terselenggara pada:
– Hari : Selasa
– Tanggal : 26 Rajab 1434 / 4 Juni 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Kitabul Adab, dari Kitab Riyadhus Shalihin [download | 10.5 MB]
– Pemateri : Al Ustadz ‘Abdul Malik
– Tema:  Menyilangkan Jalan dan Mendahulukan Bagian Kanan

Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Menyilangkan Jalan dan Mendahulukan Bagian Kanan
4.6

Barakallahu fiikum jami’an.

[Al Mulakhosul Fiqhi] Jenis-Jenis Benda yang Bisa Dicuci, dan Jenis-Jenis Najis

Dalam kitabnya, Asy Syaikh Sholih Fauzan menjelaskan tentang pembagian benda-benda yang bisa dicuci dari najis:
  1. Benda yang memunhkinkan untuk diperas, cara mencucinya dengan diperas
  2. Benda yang tidak bisa diperas tetapi bisa dibolak balik, semisal kulit, maka dicuci kemudian dibolak balik.
  3. Benda yang tidak bisa diperas dan dibolak-balik, misalnya kasur busa, maka setelah dicuci ditindih dengan benda berat agar kering.
Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 1 Safar 1434 / 13 Desember 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Jenis Benda yang Bisa Dicuci dan Jenis Najis
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Jenis Benda yang Bisa Dicuci dan Jenis Najis
5.6

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Pembatal – Pembatal Tayamum

Beberapa sebab yang membatalkan tayamum tayamum adalah:
  1. Segala yang membatalkan wudhu dan segala yang membatalkan mandi wajib
  2. Adanya air
    – Jika air ada ketika di tengah-tengah shalat, maka pendapat yang rajih adalah membatalkan shalat kemudian wudhu
    – Jika air datang ketika shalat selesai, maka tidak perlu mengulang shalat
  3. Hilangnya alasan yang membolehkan tayamum
  4. Keluarnya waktu shalat (namun pendapat ini lemah)
Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 2 Muharram 1433 / 11 November 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Pembatal-Pembatal Tayamum
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Pembatal – Pembatal Tayamum
4.8

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Sebab dan Shifat Tayamum

Beberapa sebab yang membolehkannya tayamum adalah:
  1. Jika sama sekali tidak ada air
  2. Jika ada air, tapi hanya cukup untuk minum, atau memasak, atau memberi minum hewan
  3. Jika ada air, tapi akan membahayakan jika digunakan
  4. Jika ada air, tapi tidak boleh banyak bergerak untuk berwudhu
  5. Jika khawatir hawa dingin
  6. Jika ada air, tapi ada mara bahaya untuk memperolehnya
Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 24 Dzulhijjah 1433 / 8 November 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Sebab dan Shifat Tayamum
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Sebab dan Shifat Tayamum
6.1

 

Barakallahu fiikum

Ragu Apakah Wudhunya Batal Atau Tidak?

Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah menjelaskan bahwasanya jika ada keraguan setelah wudhu, misalnya apakah kentut atau tidak, makan tinggalkan yang ragu (yakni tidak kentut). Dalilnya adalah:

إذا وجد أحدكم في بطنه شيئا ، فأشكل عليه أخرج منه شيء أم لا ، فلا يخرج من المسجد ، حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا

Jika salah seorang dari kalian menemukan sesuatu dalam perutnya, sesuatu yang keluar dari padanya  (kentut) atau tidak, janganlah keluar dari masjid, sampai kalian mendengar suara atau merasakan bau (HR. Muslim)
Maksud dari “jangan keluar dari masjid” adalah jangan berwudhu lagi.
Untuk lebih lengkapnya, marilah kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 27 Syawal 1433 / 13 September 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Pembatal Wudhu dan Pembatal Wudhu yang dalam Perselisihan Pendapat
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Ragu Apakah Wudhunya Batal Atau Tidak?
5.1

Barakallahu fiikum

Pembatal Wudhu dan Pembatal Wudhu yang dalam Perselisihan Pendapat

Dalam kitabnya yang berjudul Al Mulakhosul Fiqhi, di Bab Penjelasan pembatal-pembatal wudhu, Asy Syaikh Sholih Al Fauzan hafizhahullah juga menjelaskan hal yang termasuk pembatal wudhu, namun masih dalam perselisihan di kalangan para ulama ahli ilmu.
Ada beberapa hal yang beliau jelaskan:

  1. Memegang kemaluan secara langsung
    Yang rajih adalah membatalkan wudhu
  2. Menyentuh wanita (lawan jenis)
    Yang kuat adalah tidak membatalkan wudhu
  3. Memandikan Jenazah kaum muslimin
    Pendapat yang kuat adalah tidak membatalkan wudhu
  4. Murtad, kemudian kembali masuk Islam
    Pendapat yang kuat tidak membatalkan wudhu
Untuk lebih lengkapnya, marilah kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 220 Syawal 1433 / 6 September 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Pembatal Wudhu dan Pembatal Wudhu yang dalam Perselisihan Pendapat
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Pembatal Wudhu dan PembatalWudhu yg dalam Perselisihan Pendapat
4.8

Barakallahu fiikum

%d blogger menyukai ini: