[Al Mulakhosul Fiqhi] Kewajiban – Kewajiban dalam Shalat

Dalam pertemuan ke-46 pembacaan kitab Al Mulakhosul Fiqhi, dijelaskan mengenai 8 kewajiban-kewajiban dalam shalat

Kewajiban ke-1: Seluruh Takbir selain Takbiratul Ihram

Takbir pada peralihan gerakan disebut takbir intiqol. Pendapat yang rajih, takbir diucapkan seiring dengan gerakan perpindahan.

Kewajiban ke-2: At Tasmi’ bagi Imam dan Munfarid

At Tasmi’ yaitu membaca sami’allahu liman hamidah, ketika i’tidal.

Kewajiban ke-3: Tahmid bagi Imam, Ma’mum dan Munfarid

Kewajiban tahmid yakni membaca rabbana walakal hamdu, setelah tasmi’. Kewajiban ini berlaku untuk imam, makmum, maupun munfarid.

Baca lebih lanjut

[Al Mulakhosul Fiqhi] Rukun Sholat : Berdiri

Di dalam menegakkan sholat terdiri dari 3 perkara, yaitu: Rukun, Kewajiban, dan Sunnah.
Rukun sholat diartikan sebagai sesuatu yang ada di dalam sholat yang jika ditinggalkan baik sengaja  maupun tidak sengaja (lupa) akan membatalkanya. Keadaan batal itu bisa seluruh sholat (misal: tidak takbiratul ihram) atau batal 1 rakaat (misal: tidak sujud).
Kewajiban sholat diartikan seebagai sesuatu yang jika ditinggalkan dengan sengaja akan meembatalkannya, namun jika karena lupa (tidak sengaja) maka tidak batal dan perlu ditambahkan sujud sahwi.
Adapun Sunnah sholat adalah amalan yang jika ditinggalkan dengan sengaja maupun tidak sengaja tidak membatalkan sholat tetapi bisa mengurangi kesempurnaan pahala shalat.
Baca lebih lanjut

[Download] Daurah Boyolali: “Meneladani Akhlaq Salafush Shalih dan Birrul Walidain” (10 Feb 13)

20130210-Gunung-Londo
Berikut ini adalah rekaman daurah yang telah terselenggara pada:
– Hari : Ahad
– Tanggal : 29 Rabi’ul Awwal 1434 / 10 Februari 2013
– Tempat : Masjid Ma’had An Najiyyah, Gununglondo, Boyolali
– Tema : Meneladani Akhlaq Salafush Shalih dan Birrul Walidain
– Pemateri : Al Ustadz Abu Ahmad Abdullah (Mudir Ma’had Darussalam, Selogiri, Wonogiri)
No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
1
Sesi 1
12.8
2
Sesi 2
2.8
3
Sesi Tanya Jawab
1.4

Barakallahu fiikum jami’an

Penjelasan Shifat-Sifat Wudhu

Dalam bab penjelasan sifat-sifat wudhu di kitab Al Mulakhosul Fiqhi, Asy Syaikh Sholih Fauzan hafizhahullah menjelaskan tentang urutan tata cara wudhu sesuai sunnah rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam sebagai berikut:
  1. Seseorang harus berniat sebelum wudhu
    Tujuan niat itu harus ada jelas untuk ibadah, untuk menyegarkan badan, atau untuk yang lain. Dan di dalam niat sendiri terkandung dua perkara, yakni : untuk ibadah, dan ikhlas karena Allah jalla wa ‘alaa.
  2. Mengucapkan “Bismillah” Baca lebih lanjut

6 Kewajiban Dalam Wudhu

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

َا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)

Yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh  perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Dalam kitabnya Al Mulakhosul Fiqhi, Asy Syaikh Sholih Fauzan Al Fauzan –hafizhahullah– menjelaskan 6 kewajiban di dalam berwudhu, yakni sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: