[Al Mulakhosul Fiqhi] Rukun Sholat: (12) Bersholawat Atas Nabi di Tasyahud Akhir; (13) Urut dalam Melaksanakan Rukun; (14) Salam

Dalam pertemuan ke-45 pembacaan kitab Al Mulakhosul Fiqhi, dijelaskan mengenai rukun sholat yang ke-12 sampai dengan yang terakhir, yakni:

Rukun ke-12: Bersholawat atas Nabi di Tasyahud Akhir

Yang menjadi rukun adalah ucapan sholawat “Allahumma sholli ‘alaa muhammad“, sedangkan bacaan yang lebih lengkap merupakan sunnah.

Baca lebih lanjut

[Al Mulakhosul Fiqhi] Tempat yang Makruh untuk Shalat dan Cara Menghadap Kiblat

Selain Kuburan, Kamar Mandi dan WC, tempat yang dilrang digunakan untuk shalat adalah kandang onta. Yang menyebabkan keharamannya bukan karena najis, tetapi karena di sana ditinggali banyak syaithan.

Tempat yang dimakruhkan untuk shalat ada 2:

  1. Tempat yang banyak gambar-gambar
  2. Tempat yang diperoleh dengan cara tidak haqq (rampasan, dll)

Adapun tata cara menghadap kiblat shalat ada 2:

  1. Jika berada dekat dengan ka’bah dan bisa melihatnya, maka harus tepat ke arah ka’bah.
  2. Jika dekat dengan ka’bah namun tak mampu melihatnya (misal: tertutup bangunan) maka berusaha untuk menghadap tepat kepadanya.
  3. Jika sangat jauh dari ka’bah (misal berada di negara Indonesia) maka kewajibannya adalah mengarah ke mata angin di mana ka’bah berada.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:

– Hari : Kamis
– Tanggal : 21 Dzulqa’dah 1434 / 26 September 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Tempat yang Makruh untuk Shalat dan Cara Menghadap Kiblat
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Tempat yang Makruh untuk Shalat dan Cara Menghadap Kiblati
5.54

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Sebab dan Shifat Tayamum

Beberapa sebab yang membolehkannya tayamum adalah:
  1. Jika sama sekali tidak ada air
  2. Jika ada air, tapi hanya cukup untuk minum, atau memasak, atau memberi minum hewan
  3. Jika ada air, tapi akan membahayakan jika digunakan
  4. Jika ada air, tapi tidak boleh banyak bergerak untuk berwudhu
  5. Jika khawatir hawa dingin
  6. Jika ada air, tapi ada mara bahaya untuk memperolehnya
Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 24 Dzulhijjah 1433 / 8 November 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Sebab dan Shifat Tayamum
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Sebab dan Shifat Tayamum
6.1

 

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Tata Cara Mandi Sempurna

Ada faidah tambahan dari kitab Al Wajiz, karya Syaikh ‘Abdul ‘Azhim bin Badawi, disebutkan tentang hal yang menyebabkan disunnahkannya mandi:
1. Hendak mengulang jima’
2. Hendak shalat id di 2 hari raya
3. Hendak memasuki kota Makkah
4. Hendak berihram ketika haji / umrah.

Asy Syaikh Sholih Fauzan menyebutkan tata cara mandi sempurna:
1. Dengan niat
2. Mengucap Bismillah, kemudian mencuci kedua telapat tangan 3x, kemudian mencuci kemaluan
3. Berwudhu secara sempurna
4. Mengguyur air ke kepala 3x, sambil menyela-nyela agar air meresap ke kulit
5. Meratakan air ke seluruh badan, menggosok agar air sampai ke kulit.

Untuk lebih lengkapnya, marilah kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 19 Dzulqo’dah 1433 / 4 Oktober 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Tata Cara mandi Sempurna
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Tata Cara Mandi Sempurna
4.8

Barakallahu fiikum

%d blogger menyukai ini: