[Kajian Rutin] Al Mulakhosul Fiqhi

Berikut ini adalah kumpulan rekaman kajian rutin:
– Hari : Kamis (masih berlangsung)
– Waktu : Ba’da Maghrib – ‘Isya
– Tempat :  Masjid Mapolesek Delanggu, Klaten
– Keterangan : tempat kajian khusus laki-laki
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
(E-book) Al Mulakhosul Fiqhi
4.24 MB

.

No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
1
Kewajiban dalam Wudhu 4.9
2
Membaca Tasmiyah dan Sunnah Wudhu
6.7
3
Penjelasan Shifat Wudhu
5.1
4
Menyempurnakan Wudhu
5.1
5
Mengusap Khuf
6.2
6
Syarat Mengusap Khuf dan ‘Imamah
4.3
7
Mengusap Gips, Perban dan Koyo
4.2
8
Pembatal Wudhu Menurut Jenis Dzat-nya
5.3
9
Jenis Pembatal Wudhu yang Diperselisihkan
4.8
10
Ragu apakah Wudhunya Batal Atau Tidak
5.1

.

No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
11
Penyebab Wajibnya Mandi 4.5
12
Tata Cara Mandi Sempurna
4.8
13
Kewajiban dalam Mandi dan Hukum Tayamum
2.8
14
Sebab dan Shifat Tayamum
6.1
15
Pembatal Tayamum
4.8
16
Cara Membersihkan Najis
5.7
17
Jenis Benda yang Bisa Dicuci, dan Jenis Najis
5.7
18
Kotoran Hewan yang Najis
5.6
19
Hukum – Hukum Mengenai Haid
6.0
20
Hukum Mengenai Haid, dan Pengertian Suci
6.3

.

No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
21
Istihadhoh dan Hukumnya 5.4
22
Nifas dan Hukumnya
5.5
23
Kewajiban Shalat 5 Waktu
6.0
24
Menjamak Shalat
4.5
25
Adzan dan Hukum-Hukumnya
4.7
26
Kriteria Muadzin dan Lafadz Adzan
5.5
27
Waktu Adzan dan Hukum Mendengar Adzan
6.3
28
Syarat Shalat – Masuk Waktu ‘Afwan, file error. Ada masalah sound system.
29
Waktu Shalat Zhuhur, ‘Ashr, Maghrib, dan Isya’
5.0
30
Waktu Shalat Shubuh dan Menutup Aurat
5.3

.

No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
31
Syarat Pakaian dan Batas Aurat Laki-Laki 5.3
32
Aurat Perempuan
5.1
33
Menjauhi Najis
5.8
34
Larangan Shalat di Kuburan WC dan Kamar Mandi
5.4
35
Tempat Makruh untuk Shalat dan Cara Menghadap Kibla
5.4
36
Udzur Tidak Menghadap Kiblat dan Cara Menentukan Kiblat
4.9
37
Niat
5.4
38
Bid’ahnya Melafazhkan Niat
4.8
39
Adab Berjalan Menuju Masjid ‘Afwan rekaman belum ada
40
Adab Menunggu Sholat di Masjid
6.3

.

No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
41
Rukun Sholat 1: Berdiri 4.6
42
Rukun Sholat (2) Takbiratul Ihram; (3) Membaca Al Fatihah
5.8
42
Rukun Sholat (4) Ruku’; (5-6) Bangkit dan I’tidal; (7) Sujud 5.1

Barakallahu fiikum

Iklan

Menyempurnakan Wudhu

Seorang yang berwudhu harusnya menyempurnakan wudhunya, dalam mencuci atau mengusap harus benar-benar sempurna agar tidak ada yang terlewat. Menyempurnakan di sini tidaklah dimaksudkan dengan memperbanyak air, tapi disunnahkan dengan menggunakan air sehemat mungkin.
Beberapa mafsadat yang diakibatkan karena berlebih-lebihan menggunakan air dalam berwudhu diantaranya:
  1. Tergantung pada banyaknya penggunaan air yang menyebabkan tidak bersih dalam mencuci
  2. Terjatuh dalam ghuluw dalam peribadatan
  3. Menyebabkan was-was
Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian yang disampaikan pada:
Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya yang disampakain pada pembahasan kitab Al Mulakhosul Fiqhi :
– Hari : Kamis
– Tanggal : 19 Jumadits Tsani 1433 /  10 Mei 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Ali Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Menyempurnakan Wudhu
5.0

Barakallahu fiikum

[Download] Daurah RSUD Dr. Moewardi : “Membina Keluarga Sakinah Mawaddah warahmah” (6 Mei 2012)

Berikut ini adalah rekaman daurah yang telah terselenggara pada:
– Hari : Ahad
– Tanggal : 15 Jumadits Tsani 1433 / 6 Mei 2012
– Tempat : Masjid Ibnu Sina, RSUD Dr. Moewardi Surakarta
– Tema : Membina Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah
– Pemateri : Al Ustadz Muhammad Na’im, Lc
No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
1
Sesi 1
16.8
2
Sesi 2
4.5

Barakallahu fiikum jami’an.

Penjelasan Shifat-Sifat Wudhu

Dalam bab penjelasan sifat-sifat wudhu di kitab Al Mulakhosul Fiqhi, Asy Syaikh Sholih Fauzan hafizhahullah menjelaskan tentang urutan tata cara wudhu sesuai sunnah rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam sebagai berikut:
  1. Seseorang harus berniat sebelum wudhu
    Tujuan niat itu harus ada jelas untuk ibadah, untuk menyegarkan badan, atau untuk yang lain. Dan di dalam niat sendiri terkandung dua perkara, yakni : untuk ibadah, dan ikhlas karena Allah jalla wa ‘alaa.
  2. Mengucapkan “Bismillah” Baca lebih lanjut

[Khutbah Jum’at] Al Ustadz Jauhari, Lc: “Al Mujahadah” (20 April 2012)

Berikut ini adalah rekaman khutbah Jum’at yang telah disampaikan pada:
– Hari : Jumat
– Tanggal : 28 Jumadil Ula 1433 / 20 April 2012
– Tempat : Masjid Jajar, Surakarta
– Tema : Al Mujahadah
– Khotib : Al Ustadz Jauhari, Lc (Pengasuh Ma’had Al Madinah, Surakarta)
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Al Mujahadah
2.6

Barakallahu fiikum.

Membaca Tasmiyah Sebelum Wudhu, dan Sunnah Wudhu

Dalam kitab Al Mulakhosul Fiqhi, syaikh Sholih Fauzan Al Fauzan hafizhahullah menjelaskan tentang hukum membaca tasmiyah (Bismillah) dan sunnah-sunnah wudhu.
 Adapun yang termasuk sunnah wudhu diantaranya adalah:
  1. Bersiwak
  2. Mencuci telapak tangan 3 kali pada awal wudhu, sebelum memcuci wajah.
    Adapun untuk wudhu setelah bangun tidur, hukum mencuci telapak tangan adalah wajib.
  3. Mendahulukan berkumur dan memasukkan air ke hidung sebelum mencuci wajah.
  4. Menyela-nyela jenggot yang lebat dengan air, serta menyela jemari tangan dan kaki.
  5. Mendahulukan anggota badan sebelah kanan.
  6. Mencuci lebih dari 1 kali (yakni 2 atau 3 kali)
Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya yang disampakain pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 28 JumadilUla 1433 / 19 April 2012
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Ali Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Membaca Tasmiyah Sebelum Wudhu, dan Sunnah Wudhu
6.7

Barakallahu fiikum

6 Kewajiban Dalam Wudhu

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

َا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦)

Yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh  perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Dalam kitabnya Al Mulakhosul Fiqhi, Asy Syaikh Sholih Fauzan Al Fauzan –hafizhahullah– menjelaskan 6 kewajiban di dalam berwudhu, yakni sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: