Nsehat terkait Bentrok Ormas di Solo

Berikut ini adalah nasehat dari Al Ustadz Abu Nafi’ Sukadi (seorang da’i Ahlus Sunnah di Solo) yang berkitan dengan bentrok antara “ormas” dengan warga di sebuah kampung di Solo. Nasehat disampaikan di sela-sela sesi tanya jawab setelah pembahasan kitab Arba’un An Nawawiyyah di Kartosuro.
Berikut adalah rekamannya, silahkan disimak:
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Nasehat Terkait Bentrok di Solo
1.6

Barakallahu fiikum.

[Download] Kajian Kitab Arba’un An Nawawiyah

Bismillah.

Berikut ini adalah rekaman kajian:
-Kitab: Arba’in An Nawawiyah
-Pemateri: Al Ustadz Abu Nafi’ Sukadi Al Atsari
-Tempat: Masjid Al Makmur, Poltekkes Solo
-Waktu: Rabu Jam 16.00 WIB (Sudah selesai)

Download kitab (Tarjamah bahasa Indonesia): DOWNLOAD

Download Rekaman:

No
Judul
Size (MB)
Unduh
1
Hadits ke 2 – Pemahaman Islam, Iman, Ihsan
4.9
2
Hadits ke 3 – Rukun Islam
5.7
3
Hadits ke 5 – Menolak Bid’ah
4.3
4
Hadits ke 6 – Halal dan Haram
4.0
5
Hadits ke 7 – Agama adalah Nasehat
5.2
6
Hadits ke 8 – Haramnya Darah Muslimin
4.7
7
Hadits ke 17 – Berlaku Ihsan dalam Segala Hal
5.2
8
Hadits ke 20 – Rasa Malu
2.9
9
Hadits ke 21 – Istiqomah dan Iman
3.4
10
Hadits ke 22 – Jalan Menuju Surga
5.1
11
Hadits ke 24 – Larangan Berbuat Zhalim
4.2

NB: ‘afwan, file tidak lengkap
Barakallahu fiikum

[Download] Kajian kitab Tsalatsatul Ushul di Poltekkes Surakarta

Bismillah.

Berikut ini adalah rekaman kajian:
-Kitab: Tsalatsatul Ushul
-Pemateri: Al Ustadz Abu Nadi’ Sukadi
-Tempat: Masjid Poltekkes Surakarta

NB: ‘Afwan, file tidak lengkap.

No
Judul
Size (MB)
Unduh
1
Semangat menuntut ilmu
5.4
2
Pentingnya Aqidah
4.5
3
Empat perkara yang wajib dipelajari
5.6
4
Dalil mempelajari 4 perkara
5.8
5
Fiqih ramadhan
6.0
6
Jalan mendapat hidayah
4.4
7
Bahaya Syirik
5.5
8
Siapa Rabb mu?
6.1
9
Jenis-jenis ibadah
16
10
Jenis-jenis ibadah #2
5.0
11
Fiqih Qurban
6.3
12
Islam, Iman, Ihsan
4.3
13
Makna Syahadat rasul
5.1
14
Iman kepada malaikat
4.1

Barakallahu fiikum.

Haramnya Dzolim [Hadits ke-24 Arba’un An Nawawiyyah]

Bismillah

Baca lebih lanjut

Jalan Menuju Surga (Hadits ke-22 Arba’un An Nawawiyah)

Bismillah

Artinya:

Dari Abu ‘Abdullah, Jabir bin ‘Abdullah Al Anshari radhiyallahu anhuma, sungguh ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : “Bagaimana pendapatmu jika aku melakukan shalat fardhu, puasa pada bulan Ramadhan, menghalalkan yang halal (melaksanakannya dengan penuh keyakinan), mengharamkan yang haram (menjauhinya) dan aku tidak menambahkan selain itu sedikit pun, apakah aku akan masuk surga?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab : ” Ya” (HR. Muslim no 15) Baca lebih lanjut

Perintah untuk Istiqomah (Hadits ke-21 Arba’in An Nawawiyah)

Bismillah.

Artinya:

Dari Abu ‘Amrah Sufyan bin ‘Abdullah radhiyallahu anhu, ia berkata : ” Aku telah berkata : ‘Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam, suatu perkataan yang aku tak akan dapat menanyakannya kepada seorang pun kecuali kepadamu’. Bersabdalah Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Katakanlah : Aku telah beriman kepada Allah, kemudian beristiqamalah kamu’ “. (HR. Muslim no 38) Baca lebih lanjut

Anjuran Memiliki Rasa Malu

Bismillah..

عن أبي مسعود عقبة بن عمرو الأنصاري البدري – رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ” إن ما أدرك الناس من كلام النبوة الأولى , إذا لم تستح فاصنع ما شئت ” رواه البخاري

Artinya:

Dari Abu Mas’ud, ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda : “Sesungguhnya diantara yang didapat manusia dari kalimat kenabian yang pertama ialah : Jika engkau tidak malu, berbuatlah sekehendakmu.” (HR. Bukhari)

[Bukhari no. 3483]

Beberapa faedah dari hadits ini adalah:

  1. Semua rasa malu akan mendatangkan keabikan. Orang yang mempunyai rasa malu yang banyak, maka akan banyak pula kebaikannya.
  2. Rasa malu yang menghalangi seseorang untuk melajar, merupakan rasa malu yang tercela krena merupakan kelemahan.
  3. Wajib kepada wali untuk menanamkan rasa malu kepada anak-anak mereka.
  4. Malu akan memelihara kehormatan dan memudahkan untuk menepati janji.
  5. Orang yang tidak punya rasa malu akan mendorongnya untuk melakukan perbuatan jelek.
  6. Malu adalah cabang dari keimanan yang wajib.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian yang disampaikan oleh Al Ustadz Abu Nafi’ Sukadi berikut ini:

http://statics.ilmoe.com/kajian/users/alklateniy/Kajian%20Rutin/arbain_an_nawawiyah/20110105-Hadits_keduapuluh.mp3%20

Download | MP3 | 2.94 MB

Barakallahu fiikum jami’an.

%d blogger menyukai ini: