[Kitabul Adab] Hadits 707 : “Dianjurkannya Memberi Kabar Gembira dan Kesenangan dengan Cara yang Baik”

Dalam Islam juga sangat dianjurkan memberi kabar gembira kepada orang-orang, sebagaimana Allah juga memberi kabar gembira kepada kaum mu’minin.

Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak rekaman kajian yang telah terselenggara pada:
– Hari : Selasa
– Tanggal : 15 Rabi’ul Awwal 1434 / 29 Januari 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Kitabul Adab, dari Kitab Riyadhus Shalihin [download | 10.5 MB]
– Pemateri : Al Ustadz ‘Abdul Malik
– Tema: Dianjurkannya Memberi Kabar Gembira dan Kesenangan dengan Cara yang Baik

Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Dianjurkannya Memberi Kabar Gembira dan Kesenangan dengan Cara yang Baik
5.4

Barakallahu fiikum jami’an.

[Download] Daurah Solo: “Menangkal Dakwah Ahlul Bida’ dan Pengikut Hawa Nafsu” (26-27 Jan 13)

20130126 Daurah IT
Berikut ini adlah rekaman daurah yang telah terselenggara pada:
– Hari : Sabtu – Ahad
– Tanggal : 14-15 Rabi’ul Awwal 1433 / 26-27 Januari 2013
– Tempat : Masjid Ibnu Taimiyyah, Ma’had Daarus Salaf, Grogol, Sukoharjo
– Tema : Menangkal Dakwah Ahlul Bida’ dan Para Pengikut Hawa Nafsu
– Pemateri :
1. Al Ustadz Muhammad ‘Afifuddin As Sidawi (Gresik)
2. Al Ustadz Qomar Su’aidi (Temanggung)
No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
1
Ustadz Afifuddin – Materi
16
2
Ustadz Afifuddin – Tanya Jawab
3
3
Ustadz Qomar – Materi
11
4
Ustadz Qomar – Tanya Jawab
5.7

Sumber: Ma’had Daarus Salaf

Barakallahu fiikum.

[Al Mulakhosul Fiqhi] Istihadhoh dan Hukum-Hukum yang Syari’at yang Terkait Dengannya

Istihadhoh adalah keluarnya darah di luar waktu haidh, yang keuar dengan membanjir (banyak) dan berasal dari urat.
Keadaan perempuan yang mengalami istihadhoh ada 3, yakni:
  1. Seorang perempuan telah memiliki kebiasaan haidh yang teratur (jumlah hari dan waktunya), maka yang dianggap darah haidh adalah seperti adat kebiasaannya, sisanya dianggap sebagai darah istihadhoh.
  2. Seorang perempuan tidak mempunyai kebiasaan haidh yang teratur, namun mampu membedakan dengan jelas antara darah haidh dengan darah istihadhoh dari cirinya (warna hitam, kental, dan berbau khas).
  3. Seorang perempuan tidak mempunyai kebiasaan haidh yang rutin (atau mungkin lupa, -red*), dan tidak mampu membedakan dengan jelas perbedaan darah haidh dan istihadhoh, maka yang dianggap haidh adalah seperti kebanyakan perempuan, yakni 6-7 hari.

Maka, untuk mengetahui keadaan perempuan yang keluar darah, dilakukan seperti ketiga urutan di atas.

Baca lebih lanjut

[Kitabul Adab] Hadits 703-706 : “Mendatangi Majlis dengan Tenang dan Memuliakan Tamu”

Beberapa faedah dalam bab  Anjuran mendatangi shalat atau majlis atau ibadah yang lain dengan tenang dan penuh kewibawaan:
  1. Seorang yang datang hendaknya tidak terburu-buru, karena akan mengganggu hadirin yang lain
  2. Siapa yang mendapatkan ruku’, maka dia telah mendapati shalat
  3. Siapa yang mendapat bagian dari shalat jama’ah, maka dia mendapati keutamaan shalat jama’ah
  4. Nabi adalah orang yang penuh kasih sayang, bahkan kepada hewan

Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak rekaman kajian yang telah terselenggara pada:
– Hari : Selasa
– Tanggal : 3 Rabi’ul Awwal 1434 / 15 Januari 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Kitabul Adab, dari Kitab Riyadhus Shalihin [download | 10.5 MB]
– Pemateri : Al Ustadz ‘Abdul Malik
– Tema: Mendatangi Majlis dengan Tenang & Memuliakan Tamu

Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Mendatangi Majlis dengan Tenang dan Memuliakan Tamu
6.0

Barakallahu fiikum jami’an.

[Download] Daurah Boyolali : “Sebab-sebab Istiqomah di Atas Kebenaran” (13 Jan 13)

20130113-Gununglondo
Berikut ini adalah rekaman daurah yang telah terselenggara pada:
– Hari : Ahad
– Tanggal : 1 Rabi’ul Awwal 1434 / 13 Januari 2013
– Tempat : Masjid Ma’had An Najiyyah, Gununglondo, Boyolali
– Tema : Sebab-Sebab Istiqomah di Atas Kebenaran
– Pemateri : Al Ustadz Abul ‘Abbas Muhammad Ihsan (salah seorang penulis di Majalah Asy Syari’ah)
No
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
1
Sesi 1
7.57
2
Sesi 2
2.41
3
Sesi Tanya Jawab
1.68

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Hukum Haid dan Pengertian Suci

Beberapa hukum mengenai haid yang disebutkan oleh Asy Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhahullah pada kitabnya Al Mulakhosul Fiqhi diantaranya:
  1. Tidak boleh berpuasa dan sholat
  2. Wajib mengganti puasa, sedangkan untuk sholat tidak ada kewajiban menggantinya
  3. Tidak boleh thowaf dan sa’i, tidak boleh membaca (sambil memegang mushaf) Al Qur’an, tidak boleh duduk-duduk di masjid, tidak boleh berhubungan suami isteri hingga suci dan mandi
  4. Boleh melakukan pergaulan suami isteri selain jima’
  5. Tidak boleh menceraikan isteri ketika haid

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:

– Hari : Kamis
– Tanggal : 29 Shafar 1434 / 10 Januari 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Hukum-Hukum Haid dan Pengertian Suci
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Hukum-Hukum Mengenai Haid dan Pengertian Suci
6.1

Barakallahu fiikum

[Al Mulakhosul Fiqhi] Hukum-Hukum Mengenai Haid

Haid adalah darah yang keluar secara alamiah yang sudah ditakdirkan oleh Allah, yang kelur dari dinding rahim pada waktu tertentu.
Beberapa hukum mengenai haid yang disebutkan oleh Asy Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhahullah pada kitabnya Al Mulakhosul Fiqhi diantaranya:
  1. Tidak boleh berpuasa dan sholat
  2. Wajib mengganti puasa, sedangkan untuk sholat tidak ada kewajiban menggantinya
  3. Tidak boleh thowaf dan sa’i, tidak boleh membaca (sambil memegang mushaf) Al Qur’an, tidak boleh duduk-duduk di masjid, tidak boleh berhubungan suami isteri hingga suci dan mandi

(untuk ahkam yang lain insya Allah akan diulas di pertemuan berikutnya pada pembacaan kitab tersebut)

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak rekaman kajian pada:
– Hari : Kamis
– Tanggal : 22 Shafar 1434 / 3 Januari 2013
– Tempat : Masjid Mapolsek Delanggu, Klaten
– Kitab : Al Mulakhosul Fiqhi karya Syaikh Sholih Al Fauzan hafizahullah | download
– Materi : Hukum-Hukum Mengenai Haid
– Pemateri : Al Ustadz Abul Hasan ‘Aliy Cawas
Judul
Mainkan
Size (MB)
Unduh
Hukum-Hukum Mengenai Haid
5.7

Barakallahu fiikum

%d blogger menyukai ini: